Cara Tepat dan Cerdas Mengatasi Windows Lemot

Cara Tepat dan Cerdas Mengatasi Windows Lemot

Cara Tepat dan Cerdas Mengatasi Windows Lemot

Cara Tepat dan Cerdas Mengatasi Windows Lemot

Cara Tepat dan Cerdas Mengatasi Windows Lemot - Permasalahan peralatan komputer yang kompleks membuat seringkali kita salah dalam mendiagnosa penyebab terjadinya komputer, terutama sistem operasi Windows lemot. Banyak yang salah menyimpulkan mengapa peralatan komputer/laptop mereka mengalami lemot, sering crash, ataupun bluescreen. Banyak pengguna komputer berfikir, bahwa komputer/laptop yang lemot diakibatkan karena RAM, bisa jadi kapasitas RAM yang kecil ataupun banyaknya program yang berjalan. Namun nyatanya, tidak semua komputer yang lemot diakibatkan oleh kinerja RAM yang kurang baik. Ada banyak hal yang dapat memicu terjadinya komputer/laptop anda lemot dan kurang merespon, contohnya dari sektor harddisk dan driver software yang tidak sesuai.

Untuk mengetahui penyebab komputer/laptop anda lemot, ada cara mudah yang dapat dilakukan yaitu dengan melihat kinerja sistem dengan memanfaatkan salah satu fitur Windows yang sangat sering digunakan yaitu Task Manager.

MENDIAGNOSA PC LEMOT DENGAN TASK MANAGER
1. Pertama, pastikan anda sedang dalam keadaan Idle atau sedang tidak membuka program aplikasi apapun, atau sebaiknya anda lakukan langkah ini sesaat setelah komputer anda baru dihidupkan.

2. Kemudian Buka Task Manager, dengan menekan Ctrl + Shift + Esc.
Disini saya menggunakan sistem operasi Windows 10. Tampilan task manager pada windows-windows versi lainnya mungkin akan sedikit berbeda, namun fokuslah pada bagian yang saya tandai pada gambar di bawah ini : 
Pada Task Manager, akan tertampil kinerja komponen utama pada sistem komputer anda seperti processor (CPU & GPU), Harddisk, RAM, maupun jaringan Network (Network Card LAN/WiFi).

Dari sinilah kita dapat mendiagnosa permasalahan awal mengapa komputer/laptop menjadi lemot atau lelet.

Keterangan :
a. Jika pada task manager presentase kinerja CPU diatas 50%, (dalam keaadan Idle), maka kemungkinan besar permasalahan terletak pada kinerja processor yang tidak semestinya. Ada beberapa hal yang membuat kerja CPU kita menjadi berat, seperti serangan virus ataupun batasan pada pengaturan power plan anda.

b. Jika pada task manager presentase kinerja Memory diatas 50% (dalam keadan Idle), tentunya permasalahan terjadi pada RAM (Random Access Memory) dimana biasanya terdapat program-program yang berjalan pada sistem yang tidak semestinya, anda harus mengecek dan mengurangi program yang berjalan secara real-time atau yang berjalan pada background sistem sehingga anda dapat menyesuaikan program yang berjalan dengan kapasitas RAM yang anda gunakan pada PC anda.

c. Jika pada task manager presentase kinerja Disk diatas 50% (dalam keadaan Idle), penyebabnya adalah kinerja harddisk yang kurang optimal. Sebaiknya anda segera melakukan defragment harddisk dan pastikan terdapat ruang kosong yang cukup lega pada harddisk anda.

d. Tab Network menunjukkan penggunaan data uplink & downlink pada koneksi jaringan internet yang anda gunakan. Dengan menu ini, anda dapat memonitor aplikasi apa saja yang sedang menggunakan jaringan internet, sehingga kita dapat mengontrol kecepatan transfer data internet kita.

e. GPU sebenarnya hampir sama dengan CPU, namun GPU lebih diprioritaskan untuk bekerja dengan program yang berbasis 3D. GPU sendiri memang dibuat khusus untuk membantu kerja CPU dalam proses rendering gambar dan video yang biasanya terjadi saat kita menggunakan aplikasi photoshop, editing video, hingga bermain game.

Biasanya kita menganggap bahwa lagging ketika bermain game disebabkan oleh RAM yang tidak memadai.

Padahal, tidak hanya RAM yang mempengaruhi lagging pada game, rendering GPU yang baik akan membuat fps saat bermain game lebih stabil. GPU ini diproses dalam kartu grafis (VGA Card). Maka dari itulah kartu grafis yang memadai kebanyakan adalah dengan tambahan kartu grafis eksternal, seperti NVDIA atau Radeon yang memang didesain khusus dapat lebih banyak memproses gambar-gambar 3D.

f. Selain pada CPU, Memory, Disk, dan GPU, permasalahan lemot pada PC juga dapat disebabkan oleh kesalahan atau kegagalan sistem operasi windows, seperti serangan virus, pemakaian driver yang tidak sesuai, hingga jarangnya update windows.

Demikianlah beberapa tips untuk mendiagnosa penyebab masalah PC menjadi lemot. Dengan diagnosa permasalahan yang tepat, tentunya akan mempercepat penyelesaian masalah lemot pada PC kita. Semoga sedikit ilmu yang saya bagikan ini bermanfaat. Jika anda memiliki pendapat lain, mari kita diskusikan pada kolom komentar dibawah.

Jika bermanfaat, Bantu bagikan artikel ini ke teman anda dengan alamat berikut: Get Short URLloading short url
Artikel Terbaru
Lebih Lama
Previous Post


Comment Policy:
Silahkan tuliskan komentar anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Dengan berkomentar, anda dianggap telah memahami Comments Policy. Terima Kasih